MAKALAH EKONOMI
AKUNTANSI
“AKUNTANSI
SEBAGAI SISTEM INFORMASI”
Diajukan
Untuk Memenui Syarat Mata Pelajaran Ekonomi Semester Genap Kelas XI IPS 2
Pembina: Drs.
Ujang Supandi

Disusun
Oleh:
Kelas
XI IPS 2 Kelomok Piket Hari Senin
Abdul
Muhaimin
Ahmad
Faisal
Ahmad
Fajri
Aisa
Afina
Ngizatin
Diah
Khudriyatun Hasanah
Halimatus
Sa’diyah
KEMENTRIAN AGAMA
RI
MADRASAH ALIYAH
NEGERI (MAN)
BABAKAN
CIWARINGIN CIREBON
Tahun 2013
LEMBAR
PENGESAHAN
“AKUNTANI
SEBAGAI SISTEM INFORMASI”
MAKALAH EKONOMI
AKUNTANSI
Telah
disahkan dan disetujui pada tanggal … April 2013
oleh:
Pemimbing
Drs. Ujang
Supandi
NIP.
196103181987031007
KATA PENGANTAR
Puji
syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis
dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM
INFORMASI”. Penulisan makalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk
menyelesaikan tugas mata pelajaran ekonomi. Dalam penulisan makalah ini penulis
menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang
membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, khususnya kepada :
1. Bapak
Drs. Ujang Supandi, yang telah membimbin kami
2. Seluruh
rekan-rekan kelompok piket hasi senin
3. Semua
pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan
dalam penulisan makalah ini.
Akhirnya
penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang
telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai
ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.
Dalam
Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik
pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki
penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan
demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
Cirebon, 22 april
penulis
DAFTAR
ISI
LEMBAR PENGESAHAN …………………………………………………….....i
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………ii
DAFTAR ISI ………………………………………………………………..……iii
BAB I PENDAHULAN
1.1
Latar Belakang Masalah
…………………………………………..1
1.2
Tujuan Penulisan ………………………………………………….2
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Cakupannya ………………………………………….……………3
2.2 Landasan teoritis ………………………………………………….7
BAB III PENUTUP
3.1
Kesimpulan ………………………………………………………..9
3.2
Saran ………………………………………………………………9
DAFTAR
PUSTAKA ………………………………………………….………..10
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pada
era informasi dan globalisasi menyebabkan lingkungan bisnis mengalami perubahan
yang sangat pesat dengan tingkat persaingan ketat. Oleh karena itu
perusahaan-perusahaan dituntut untuk melakukan kegiatan operasionalnya secara
efektif dan efisien untuk mempertahankan eksistensinya, sehingga pengetahuan
merupakan kekuatan yang sangat penting untuk membantu manajer dalam pengambilan
keputusan. Informasi yang berkualitas yaitu infprmasi yang akurat, dan tepat
waktu sehingga keputusan bisnis yang tepat dapat dibuat yang disesuaikan dengan
system informasi yang diterapkan di masing-masing perusahaan. Dengan demikian,
pengelolaan sistem informasi merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan.
Di
dunia saat ini, makin banyak perusahaan yang bergantung pada teknologi
informasi (TI) untuk memproses informasi bisnisnya secara elektronis.
perusahaan menggunakan (TI) untuk menjalankan bisnisnya, produksinya dan melaksanakan
pelayananannya. Perusahaan tidak dapat lagi membangun penghalang di sekeliling
sistem informasinya serta mengunci semua orang di luar, Sebaliknya mereka harus
berbagai informasi dengan pihak – pihak yang sering berinteraksi dengan mereka,
seperti : pelanggan, pegawai, mitra bisnis dan sebagainya, peningkatan hubungan
ini membuat sistem informasi lebih rentan terhadap masalah. Sistem informasi
akuntansi merupakan rangkaian prosedur formal dimana data dikumpulkan, diproses
menjadi informasi, dan dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi
keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan
perusahaannya, pada umumnya informasilah yang membuat perusahaan kompetitif dan
dapat bertahan oleh karena informasi merupakan sumber daya yang sangat berharga.
1.2
Tujuan Penulisan
1.
Untuk mendeskripsikan akuntansi sebagai
sistem informasi serta cakupannya,
2.
Untuk mengetahui definisi akuntansi.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Cakupan
Sistem Informasi Akuntansi merupakan sistem informasi
fungsional yang mendasari sistem informasi fungsional yang lainnya seperti
sistem informasi keuangan, sistem informasi pemasaran, sistem informasi
produksi dan sistem informasi sumber daya manusia. Sistem-sistem informasi lain
membutuhkan data keuangan dari sistem informasi akuntansi. Demikian pula dengan
SIA, merupakan gabungan dari tiga unsur kata yaitu sistem, informasi dan
akuntansi, masing-masing kata yang tergabung dalam pengertian system,
informasi, akuntansi tersebut memiliki maknanya sendiri, sebagaimana yang akan
duniabaca.com uraikan sebagai berikut ini :
a.
Sistem
Menurut Baridwan (2001:1) sistem
adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang
disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh untuk melaksanakan suatu
kegiatan atau fungsi utama dari perusahaan. Dari beberapa pendapat tersebut
diatas, maka dapat diikhtisarkan bahwa pada dasarnya sistem terdiri dari tiga
unsur, yaitu : masukan ( input), proses (procces) merupakan suatu aktivitas
yang dapat mentransformasikan input menjadi output.
b.
Informasi
Informasi merupakan komoditas yang
sangat penting bagi perusahaan, karena dengan adanya informasi akan membantu
dalam operasi dan pengambilan keputusan sehari-hari.
c.
Akuntansi
Proses akutansi dimaksudkan untuk
menghasilkan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Perusahaan harus
mengidentifikasikan pihak-pihak yang berkepentingan, kemudian perusahaan harus
mengetahui kebutuhan informasi mereka dan rancangan sistem akuntansinya guna
pemenuhan kebutuhan informasi tersebut.
Sistem Informasi Akuntansi diperlukan oleh berbagai pihak
yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan
ekonomi baik pihak internal maupun pihak
eksternal yang menyelenggarakan kegiatan akuntansi.
Beberapa pengguna informasi akuntansi meliputi:
1.
Pemilik / owners/ Investor
Informasi akuntansi diperlukan baik oleh calon investor
atau investor. Calon investor perlu melakukan analisis risiko dan
hasil pengembalian yang diharapkan dapat diterima dari
rencana penanaman modal yang akan dilakukan. Setelah menjadi
investor mereka perlu untuk memonitoring kinerja perusahaan.
Investor melakukan kegiatan baik perencanaan dan monitoring
investasinya melalui analisis laporan keuangan perusahaan.
2.
Kreditur
Kreditur membutuhkan informasi untuk
menilai kemampuan debitur atau calon debitur untuk memenuhi kewajiban
pembayaran pokok pinjaman dan bunganya. Kemampuan untuk
mengembalikan pinjaman ini sangat tergantung pada besarnya keuntungan
(laba) dan arus kas yang dihasilkan dari kegiatan operasi
perusahaan debitur. Melalui analisis laporan keuangan perusahaan
debitur, kreditur dapat mengetahui kondisi di atas.
3.
Karyawan
Karyawan berkepentingan untuk
mengetahui profitabilitas dan stabilitas perusahaan dimana mereka bekerja
karena kelangsungan hidupnya sangat tergantung kondisi perusahaan tersebut
termasuk pula jaminan hidup setelah mereka pensiun. Akuntansi dapat memberikan informasi yang
diperlukan oleh karyawan tersebut.
4.
Pelanggan
Pelanggan mempunyai kepentingan
dengan kelangsungan hidup perusahaan terutama mereka yang sangat
membutuhkan produk produk perusahaan dalam jangka panjang dan sulit untuk
digantikan oleh produk perusahaan lainnya.
5.
Pemerintah
Salah satu sumber pendapatan
pemerintah adalah dari sektor pajak. Perusahaan merupakan salah satu wajib
pajak. Pemerintah berkepentingan untuk memperoleh informasi yang dapat
digunakan untuk menetapkan jenis pajak dan besarnya kewajiban pajak
yang harus ditanggung dan dibayar oleh perusahaan tersebut.
6.
Pemasok
Pemasok atau supplier berkepentingan untuk mengetahui kemampuan perusahaan
untuk memenuhi utang atas pembelian barang atau jasa dari mereka pada saat
jatuh tempo. Informasi akuntansi dapat memberikan (gambaran) tentang
besarnya aset lancar yang dapat menjamin pembayaran utang utang di atas.
7.
Manajer
Manajer adalah orang yang diberi
wewewnang oleh pemilik untuk mengoperasikan perusahaan. Untuk itu manajer
membutuhkan informasi akuntansi guna perencanaan dan pengendalian
operasi perusahaan.
8.
Masyarakat
Laporan keuangan dapat menyediakan informasi
kecenderungan (trend) dan perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan
serta rangkaian aktivitasnya. Informasi ini berguna untuk menilai
kontribusi perusahaan terhadap ekonomi nasional misalnya jumlah orang yang dipekerjakan,
jumlah modal yang ditanamkan dalam perusahaan.
Tujuan
umum penyusunan sistem informasi akuntansi adalah sebagai berikut:
1.
Untuk memperbaiki informasi yang diberikan oleh sistem dalam kualitas,
ketepatan waktu atau struktur dari informasi tersebut.
2.
Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yang berarti
memperbaiki daya andal informasi akuntansi dan menyediakan catatan yang lengkap
sebagai pertanggungjawaban dalam melindungi harta perusahaan.
3.
Untuk menurunkan biaya dalam menyelenggarakan catatan akuntansi.
Dari
ketiga tujuan tersebut harus dipertimbangkan pada waktu penyusunan suatu sistem
informasi akuntansi, sehingga dapat diharapkan tidak ada salah satu tujuan yang
terlewatkan.
2.2 Landasan Teori
Menurut Bodnard dan Hopwood (2000:23) sistem informasi
akuntansi adalah kumpulan sumber daya seperti manusia dan peralatan yang diatur
untuk mengubah data menjadi informasi.
Menurut Baridwan (1996:4) sistem informasi akuntansi adalah
suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah,
menganalisa dan komunikasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan
keputusan kepada pihak-pihak luar (seperti inspeksi pajak, investor dan
kreditur ) dan pihak-pihak dalam (terutama manajemen ).
Adapun
pengertian akuntansi menurut para ahli adalah sebagai berikut:
American
Accounting Association (wiloppo. 2005:9)
“Accounting
as the process identifiying, measuring, and communicating economic information
to permit informed judgements and decisions by users of the information”
"Akuntansi merupakan : Proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan
informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas
dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.
Pengertian Akuntansi Menurut Charles T. Horngren, dan Walter T.Harrison (Horngren Harrison,2007:4) menyatakan bahwa: Akuntansi adalah sistem informasi yang mengukur aktivitas bisnis, memroses data menjadi laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan.
pengertian akuntansi menurut Accounting Principle Board Statement No. 4 (Muhammad, 2002:10) mendefinisikan akuntansi sebagai suatu kegiatan jasa yang berfungsi untuk memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang, mengenai suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi, yang digunakan dalam memilih di antara beberapa alternatif.
Pengertian Akuntansi Menurut Charles T. Horngren, dan Walter T.Harrison (Horngren Harrison,2007:4) menyatakan bahwa: Akuntansi adalah sistem informasi yang mengukur aktivitas bisnis, memroses data menjadi laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan.
pengertian akuntansi menurut Accounting Principle Board Statement No. 4 (Muhammad, 2002:10) mendefinisikan akuntansi sebagai suatu kegiatan jasa yang berfungsi untuk memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang, mengenai suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi, yang digunakan dalam memilih di antara beberapa alternatif.
Berdasakan beberapa definisi di atas
dapat dismpulkan bahwa:
1. Bahwa
akuntansi adalah suatu proses yang produk akhirnya adalah informasi, yaitu
laporan keuangan
2. Bahwa
akuntansi yang dihasilkan dari proses tersebut dapat digunakan untuk
pengembalian keputusan bagi para penggunanya.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Dari beberapa
pembahasan di atas bahwa sistem informasi akuntansi sangat penting bagi para
pemakai informasi akuntansi, karena dengan untuk pengambilan keputusan ekonomi, baik pihak internal maupun pihak eksternal yang
menyelenggarakan kegiatan akuntansi. Adapun tujuan sistem informasi
akuntansi ini adalah untuk memperbaiki informasi yang
diberikan oleh sistem dalam kualitas, ketepatan waktu atau struktur dari
informasi tersebut dan pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yang
berarti memperbaiki daya andal informasi akuntansi dan menyediakan catatan yang
lengkap sebagai pertanggungjawaban dalam melindungi harta perusahaan.
Adapun kesimpulan dari
definisi akuntansi adalah sebagai berikut:
1. Bahwa
akuntansi adalah suatu proses yang produk akhirnya adalah informasi, yaitu
laporan keuangan
2. Bahwa
akuntansi yang dihasilkan dari proses tersebut dapat digunakan untuk
pengembalian keputusan bagi para penggunanya.
3.2 Saran
Saran
dari penulis adalah semoga kita bisa memanfaatkan sistem informasi akuntansi
ini dengan sebaik mungkin dengan cara mempraktikkan akuntansi dalam keseharian
dengan baik, semoga kita semua besar nanti kelak menjadi wirausahawan atau pengusaha yang
sukses dan professional.
DAFTAR
PUSTAKA
Bodnar, George H. and William S. Hopwood. 2000. Sistem
Informasi Akuntansi. Edisi Indonesia. Terjemahan. Jakarta : Salemba Empat.
Baridwan, Zaki. 1998. Sistem
Akuntansi : Penyusunan Prosedur dan Kerangka Dasar. Surabaya : Penerbit
Citra Media.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi.
diunduh pada tanggal 14 April 2013.
http://www.sarjanaku.com/2012/11/pengertian-sistem-informasi-menurut.html,
di unduh pada tanggal 21 April 2013.
Charles T. Horngren, 2009. Series in Accounting My Accounting Lab
Series
Accounting. Pearson/Prentice
Hall.
Accounting
Principle Board Statement, 1962.
Discusses the Revenue Act of 1962
and provides accounting standards for the "investment credit."tp.
0 komentar:
Posting Komentar