Kamis, 25 April 2013

fajri



MAKALAH EKONOMI AKUNTANSI
“AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI”
Diajukan Untuk Memenui Syarat Mata Pelajaran Ekonomi Semester Genap Kelas XI IPS 2
Pembina: Drs. Ujang Supandi
gfgfgvf b n.jpeg
Disusun Oleh:
Kelas XI IPS 2 Kelomok Piket Hari Senin
Abdul Muhaimin
Ahmad Faisal
Ahmad Fajri
Aisa
Afina Ngizatin
Diah Khudriyatun Hasanah
Halimatus Sa’diyah

KEMENTRIAN AGAMA RI
MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN)
BABAKAN CIWARINGIN CIREBON

Tahun 2013


LEMBAR PENGESAHAN

“AKUNTANI SEBAGAI SISTEM INFORMASI”
MAKALAH EKONOMI AKUNTANSI

Telah disahkan dan disetujui pada tanggal … April 2013
oleh:

Pemimbing


Drs. Ujang Supandi
NIP. 196103181987031007















KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul “AKUNTANSI SEBAGAI SISTEM INFORMASI”. Penulisan makalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata pelajaran ekonomi. Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, khususnya kepada :
1.    Bapak Drs. Ujang Supandi, yang telah membimbin kami
2.    Seluruh rekan-rekan kelompok piket hasi senin
3.    Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini.
Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal ‘Alamiin.
Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.
  Cirebon, 22 april

penulis

DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN …………………………………………………….....i
KATA PENGANTAR ……………………………………………………………ii
DAFTAR ISI ………………………………………………………………..……iii
BAB I PENDAHULAN
1.1               Latar Belakang Masalah …………………………………………..1
1.2               Tujuan Penulisan ………………………………………………….2
BAB II PEMBAHASAN
2.1       Cakupannya ………………………………………….……………3
2.2       Landasan teoritis ………………………………………………….7
BAB III PENUTUP
3.1              Kesimpulan ………………………………………………………..9
3.2              Saran ………………………………………………………………9

DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………….………..10






BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Pada era informasi dan globalisasi menyebabkan lingkungan bisnis mengalami perubahan yang sangat pesat dengan tingkat persaingan ketat. Oleh karena itu perusahaan-perusahaan dituntut untuk melakukan kegiatan operasionalnya secara efektif dan efisien untuk mempertahankan eksistensinya, sehingga pengetahuan merupakan kekuatan yang sangat penting untuk membantu manajer dalam pengambilan keputusan. Informasi yang berkualitas yaitu infprmasi yang akurat, dan tepat waktu sehingga keputusan bisnis yang tepat dapat dibuat yang disesuaikan dengan system informasi yang diterapkan di masing-masing perusahaan. Dengan demikian, pengelolaan sistem informasi merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan.
Di dunia saat ini, makin banyak perusahaan yang bergantung pada teknologi informasi (TI) untuk memproses informasi bisnisnya secara elektronis. perusahaan menggunakan (TI) untuk menjalankan bisnisnya, produksinya dan melaksanakan pelayananannya. Perusahaan tidak dapat lagi membangun penghalang di sekeliling sistem informasinya serta mengunci semua orang di luar, Sebaliknya mereka harus berbagai informasi dengan pihak – pihak yang sering berinteraksi dengan mereka, seperti : pelanggan, pegawai, mitra bisnis dan sebagainya, peningkatan hubungan ini membuat sistem informasi lebih rentan terhadap masalah. Sistem informasi akuntansi merupakan rangkaian prosedur formal dimana data dikumpulkan, diproses menjadi informasi, dan dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaannya, pada umumnya informasilah yang membuat perusahaan kompetitif dan dapat bertahan oleh karena informasi merupakan sumber daya yang sangat berharga.
                       
1.2            Tujuan Penulisan
                                       

1.      Untuk mendeskripsikan akuntansi sebagai sistem informasi serta cakupannya,
2.      Untuk mengetahui definisi akuntansi.

                                                                                
                                    










BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Cakupan

Sistem Informasi Akuntansi merupakan sistem informasi fungsional yang mendasari sistem informasi fungsional yang lainnya seperti sistem informasi keuangan, sistem informasi pemasaran, sistem informasi produksi dan sistem informasi sumber daya manusia. Sistem-sistem informasi lain membutuhkan data keuangan dari sistem informasi akuntansi. Demikian pula dengan SIA, merupakan gabungan dari tiga unsur kata yaitu sistem, informasi dan akuntansi, masing-masing kata yang tergabung dalam pengertian system, informasi, akuntansi tersebut memiliki maknanya sendiri, sebagaimana yang akan duniabaca.com uraikan sebagai berikut ini :
a. Sistem
Menurut Baridwan (2001:1) sistem adalah suatu kerangka dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan yang disusun sesuai dengan suatu skema yang menyeluruh untuk melaksanakan suatu kegiatan atau fungsi utama dari perusahaan. Dari beberapa pendapat tersebut diatas, maka dapat diikhtisarkan bahwa pada dasarnya sistem terdiri dari tiga unsur, yaitu : masukan ( input), proses (procces) merupakan suatu aktivitas yang dapat mentransformasikan input menjadi output.


b. Informasi
Informasi merupakan komoditas yang sangat penting bagi perusahaan, karena dengan adanya informasi akan membantu dalam operasi dan pengambilan keputusan sehari-hari.
c. Akuntansi
Proses akutansi dimaksudkan untuk menghasilkan informasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Perusahaan harus mengidentifikasikan pihak-pihak yang berkepentingan, kemudian perusahaan harus mengetahui kebutuhan informasi mereka dan rancangan sistem akuntansinya guna pemenuhan kebutuhan informasi tersebut.
Sistem Informasi Akuntansi diperlukan oleh berbagai pihak yang berkepentingan sebagai bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan ekonomi baik pihak internal maupun pihak eksternal yang menyelenggarakan kegiatan akuntansi.
Beberapa pengguna informasi akuntansi meliputi:
1. Pemilik / owners/ Investor
Informasi akuntansi diperlukan baik oleh calon investor atau investor.  Calon investor perlu melakukan analisis risiko dan hasil pengembalian yang diharapkan dapat diterima dari rencana penanaman modal yang akan dilakukan. Setelah menjadi investor mereka perlu untuk memonitoring kinerja perusahaan. Investor melakukan kegiatan baik perencanaan dan monitoring investasinya melalui analisis laporan keuangan perusahaan.

2. Kreditur
Kreditur membutuhkan informasi untuk menilai kemampuan debitur atau calon debitur untuk memenuhi kewajiban pembayaran pokok pinjaman dan bunganya. Kemampuan untuk mengembalikan pinjaman ini sangat tergantung pada besarnya keuntungan (laba) dan arus kas yang dihasilkan dari kegiatan operasi perusahaan debitur. Melalui analisis laporan keuangan perusahaan debitur, kreditur dapat mengetahui kondisi di atas.
3. Karyawan
Karyawan berkepentingan untuk mengetahui profitabilitas dan stabilitas perusahaan dimana mereka bekerja karena kelangsungan hidupnya sangat tergantung kondisi perusahaan tersebut termasuk pula jaminan hidup setelah mereka pensiun. Akuntansi dapat memberikan informasi yang diperlukan oleh karyawan tersebut.
4. Pelanggan
Pelanggan mempunyai kepentingan dengan kelangsungan hidup perusahaan terutama mereka yang sangat membutuhkan produk produk perusahaan dalam jangka panjang dan sulit untuk digantikan oleh produk perusahaan lainnya.
5. Pemerintah
Salah satu sumber pendapatan pemerintah adalah dari sektor pajak. Perusahaan merupakan salah satu wajib pajak. Pemerintah berkepentingan untuk memperoleh informasi yang dapat digunakan untuk menetapkan jenis pajak dan besarnya kewajiban pajak yang harus ditanggung dan dibayar oleh perusahaan tersebut.
6. Pemasok
Pemasok atau supplier berkepentingan untuk mengetahui kemampuan perusahaan untuk memenuhi utang atas pembelian barang atau jasa dari mereka pada saat jatuh tempo. Informasi akuntansi dapat memberikan (gambaran) tentang besarnya aset lancar yang dapat menjamin pembayaran utang utang di atas.
7. Manajer
Manajer adalah orang yang diberi wewewnang oleh pemilik untuk mengoperasikan perusahaan. Untuk itu manajer membutuhkan informasi akuntansi guna perencanaan dan pengendalian operasi perusahaan.
8. Masyarakat
Laporan keuangan dapat menyediakan informasi kecenderungan (trend) dan perkembangan terakhir kemakmuran perusahaan serta rangkaian aktivitasnya. Informasi ini berguna untuk menilai kontribusi perusahaan terhadap ekonomi nasional misalnya jumlah orang yang dipekerjakan, jumlah modal yang ditanamkan dalam perusahaan.
Tujuan umum penyusunan sistem informasi akuntansi adalah sebagai berikut:
1. Untuk memperbaiki informasi yang diberikan oleh sistem dalam kualitas, ketepatan waktu atau struktur dari informasi tersebut.
2. Untuk memperbaiki pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yang berarti memperbaiki daya andal informasi akuntansi dan menyediakan catatan yang lengkap sebagai pertanggungjawaban dalam melindungi harta perusahaan.
3. Untuk menurunkan biaya dalam menyelenggarakan catatan akuntansi.
Dari ketiga tujuan tersebut harus dipertimbangkan pada waktu penyusunan suatu sistem informasi akuntansi, sehingga dapat diharapkan tidak ada salah satu tujuan yang terlewatkan.
2.2 Landasan Teori

Menurut Bodnard dan Hopwood (2000:23) sistem informasi akuntansi adalah kumpulan sumber daya seperti manusia dan peralatan yang diatur untuk mengubah data menjadi informasi.
Menurut Baridwan (1996:4) sistem informasi akuntansi adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, menggolongkan, mengolah, menganalisa dan komunikasikan informasi keuangan yang relevan untuk pengambilan keputusan kepada pihak-pihak luar (seperti inspeksi pajak, investor dan kreditur ) dan pihak-pihak dalam (terutama manajemen ).
Adapun pengertian akuntansi menurut para ahli adalah sebagai berikut:   American Accounting Association (wiloppo. 2005:9)
“Accounting as the process identifiying, measuring, and communicating economic information to permit informed judgements and decisions by users of the information” "Akuntansi merupakan : Proses mengidentifikasikan, mengukur dan melaporkan informasi ekonomi, untuk memungkinkan adanya penilaian dan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut.
Pengertian Akuntansi Menurut Charles T. Horngren, dan Walter T.Harrison (Horngren Harrison,2007:4) menyatakan bahwa: Akuntansi adalah sistem informasi yang mengukur aktivitas bisnis, memroses data menjadi laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan.
pengertian akuntansi menurut Accounting Principle Board Statement No. 4 (Muhammad, 2002:10) mendefinisikan akuntansi sebagai suatu kegiatan jasa yang berfungsi untuk memberikan informasi kuantitatif, umumnya dalam ukuran uang, mengenai suatu badan ekonomi yang dimaksudkan untuk digunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi, yang digunakan dalam memilih di antara beberapa alternatif.
            Berdasakan beberapa definisi di atas dapat dismpulkan bahwa:
1.      Bahwa akuntansi adalah suatu proses yang produk akhirnya adalah informasi, yaitu laporan keuangan
2.      Bahwa akuntansi yang dihasilkan dari proses tersebut dapat digunakan untuk pengembalian keputusan bagi para penggunanya.




BAB III
PENUTUP

3.1  Kesimpulan
Dari beberapa pembahasan di atas bahwa sistem informasi akuntansi sangat penting bagi para pemakai informasi akuntansi, karena dengan untuk pengambilan keputusan ekonomi, baik pihak internal maupun pihak eksternal yang menyelenggarakan kegiatan akuntansi. Adapun tujuan sistem informasi akuntansi ini adalah untuk memperbaiki informasi yang diberikan oleh sistem dalam kualitas, ketepatan waktu atau struktur dari informasi tersebut dan pengendalian akuntansi dan pengecekan intern, yang berarti memperbaiki daya andal informasi akuntansi dan menyediakan catatan yang lengkap sebagai pertanggungjawaban dalam melindungi harta perusahaan.
Adapun kesimpulan dari definisi akuntansi adalah sebagai berikut:
1.      Bahwa akuntansi adalah suatu proses yang produk akhirnya adalah informasi, yaitu laporan keuangan
2.      Bahwa akuntansi yang dihasilkan dari proses tersebut dapat digunakan untuk pengembalian keputusan bagi para penggunanya.

3.2   Saran

Saran dari penulis adalah semoga kita bisa memanfaatkan sistem informasi akuntansi ini dengan sebaik mungkin dengan cara mempraktikkan akuntansi dalam keseharian dengan baik, semoga kita semua besar nanti kelak  menjadi wirausahawan atau pengusaha yang sukses dan professional.
DAFTAR PUSTAKA
Bodnar, George H. and William S. Hopwood. 2000. Sistem Informasi Akuntansi. Edisi Indonesia. Terjemahan. Jakarta : Salemba Empat.

Baridwan, Zaki. 1998. Sistem Akuntansi : Penyusunan Prosedur dan Kerangka Dasar. Surabaya : Penerbit Citra Media.
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi. diunduh pada tanggal 14 April 2013.
Accounting Principle Board Statement, 1962.  Discusses the Revenue Act of 1962 and provides accounting standards for the "investment credit."tp.
 







0 komentar:

Posting Komentar